Hasil pencarian Anda

Ingin Investasi Properti? Ketahui Cara Memilih Aset Terbaik

Ditulis oleh firda.intern di 06/07/2026
0 Komentar

Investasi properti masih menjadi salah satu instrumen investasi paling diminati di Indonesia, terutama bagi kalangan profesional senior dan investor dengan portofolio aset yang sudah cukup matang. Meski begitu, banyak orang yang masuk ke instrumen ini tanpa benar benar memahami jenis properti yang paling sesuai dengan tujuan finansial mereka. Padahal keputusan ini akan berdampak panjang, baik dari sisi likuiditas maupun potensi keuntungannya.

Secara sederhana, investasi properti adalah penempatan modal pada aset berupa bangunan atau tanah, sehingga nilainya bisa bertambah seiring waktu atau menghasilkan pendapatan rutin dari sewa. Artikel ini akan mengupas jenis jenis investasi properti, alasan memilihnya, potensi keuntungan, hingga risiko yang sering tidak disadari, agar keputusan Anda lebih terarah.

Jenis-Jenis Investasi Properti yang Perlu Anda Ketahui 

Investasi properti merupakan salah satu jenis bentuk penanaman modal pada aset berupa tanah maupun bangunan dengan tujuan memperoleh keuntungan jangka panjang. Keuntungan ini bisa berasal dari kenaikan nilai aset, atau dari pendapatan pasif lewat penyewaan. Dibandingkan banyak instrumen lain, properti memiliki nilai yang cenderung naik seiring waktu, terutama di lokasi dengan perkembangan infrastruktur yang baik. 

Sebelum menjalankan investasi, Anda perlu mengetahui beberapa jenis properti yang perlu Anda ketahui dan tantangannya sendiri.

  • Rumah Tapak

Menawarkan kepemilikan penuh atas tanah dan bangunan lewat Sertifikat Hak Milik, sehingga lebih mudah diwariskan. Namun butuh modal awal lebih besar dan biaya perawatan yang relatif tinggi. 

  • Apartemen

Menggunakan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun, sementara tanahnya berstatus Hak Guna Bangunan yang dimiliki bersama. Status ini membuat biaya dan pengelolaannya berbeda dari rumah tapak, termasuk saat masa berlaku HGB perlu diperpanjang. 

  • Tanah Kosong

Tanah kosong adalah salah satu jenis investasi yang berorientasi pertumbuhan nilai jangka panjang. Keuntungan investasi properti ini adalah biaya perawatannya yang rendah. Namun, kenaikan nilainya sangat bergantung pada perkembangan kawasan sekitar, sehingga hasilnya baru terasa dalam waktu lama 

  • Properti Komersial 

Mencakup ruko, toko, gedung perkantoran, ruang retail, hingga gudang. Potensi imbal hasilnya tinggi jika lokasinya berkembang, namun modal awal dan risikonya juga lebih besar dibanding properti residensial. 

  • Properti Hunian Sewa Skala Kecil

Mencakup kontrakan dan kos, dengan modal yang lebih terjangkau sehingga cocok untuk investor pemula. Pengelolaannya cenderung lebih aktif seperti renovasi kamar, terutama pada kos yang punya tingkat pergantian penghuni tinggi. 

Di antara jenis jenis tersebut, apartemen menjadi salah satu instrumen yang paling relevan untuk kota metropolitan seperti Jakarta, mengingat keterbatasan lahan membuat pembangunan rumah tapak baru di pusat kota semakin sulit dilakukan. Data Colliers International bahkan menunjukkan pasokan apartemen baru di Jakarta justru menurun tajam pada 2025, sementara tingkat penyerapannya tetap stabil di atas 87 persen selama dua tahun terakhir. Kondisi pasokan terbatas namun permintaan tetap terjaga inilah yang membuat apartemen di kawasan strategis Jakarta mampu mempertahankan posisi tawarnya sebagai aset investasi jangka panjang. 

Investasi Properti Masih Jadi Pilihan Utama Dibanding Instrumen Investasi Lain 

Di tengah banyaknya pilihan instrumen investasi, properti masih menjadi salah satu aset yang banyak dipilih untuk membangun kekayaan dalam jangka panjang. Salah satu alasannya adalah karena properti termasuk aset riil (real asset) yang nilainya cenderung mengikuti laju inflasi. Berbeda dengan deposito yang tingkat bunganya tidak selalu mampu mengimbangi inflasi dalam jangka panjang, harga properti umumnya mengalami kenaikan seiring meningkatnya permintaan, perkembangan kawasan, dan pertumbuhan ekonomi. 

Selain itu, investasi properti menawarkan dua sumber keuntungan sekaligus, yaitu capital appreciation dan rental yield. 

  • Capital appreciation merupakan kenaikan nilai aset dari waktu ke waktu.
  • Rental yield adalah pendapatan yang diperoleh dari menyewakan properti. 

Kedua komponen ini saling berkaitan. Kawasan yang memiliki permintaan sewa tinggi umumnya menghasilkan rental yield yang lebih stabil, sekaligus memberikan sinyal bahwa properti tersebut memiliki likuiditas yang baik. Kondisi ini pada akhirnya dapat mendorong capital appreciation karena nilai jual aset tidak hanya ditentukan oleh lokasi dan spesifikasi bangunan, tetapi juga oleh potensi pendapatan yang dapat dihasilkannya. 

Data Bank Indonesia juga menunjukkan tren yang serupa. Indeks Harga Properti Residensial mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 0,62% pada triwulan I 2026, sedikit melambat dari 0,83% pada triwulan sebelumnya. Meski begitu, angka tersebut mengindikasikan bahwa nilai properti residensial masih bertumbuh secara relatif stabil, sehingga tetap menarik bagi investor properti jangka panjang. 

Faktor yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Aset Properti untuk Investasi 

Investor properti yang berpengalaman tidak hanya melihat harga atau tampilan sebuah aset. Mereka juga mempertimbangkan apakah properti tersebut akan tetap diminati pembeli atau penyewa di masa depan. Karena itu, selain harga, faktor seperti lokasi, reputasi developer, kualitas bangunan, hingga potensi pendapatan sewa menjadi pertimbangan penting yang dapat memengaruhi nilai investasi dalam jangka panjang.

Berikut beberapa faktor yang sebaiknya Anda perhatikan sebelum membeli properti sebagai instrumen investasi.

1. Lokasi dan Aksesibilitas

Lokasi menjadi salah satu faktor utama yang menentukan nilai sebuah properti. Aset yang berada dekat pusat bisnis, sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, maupun akses transportasi umumnya memiliki permintaan yang lebih tinggi. Sehingga properti dengan aksesibilitas mudah seperti ini berpotensi mengalami kenaikan nilai aset yang lebih baik. 

Pada properti apartemen, posisi unit juga dapat memengaruhi nilai investasi. Unit di lantai tinggi biasanya lebih diminati karena menawarkan pemandangan dan privasi yang lebih baik. Maka dari itu unit ini umumnya memiliki potensi harga sewa yang lebih tinggi. 

Sementara itu, unit di lantai rendah lebih mudah diakses dan cenderung menarik bagi keluarga maupun penghuni yang mengutamakan kemudahan mobilitas. Perbedaan preferensi ini dapat memengaruhi tingkat permintaan serta potensi pendapatan sewa di masing-masing segmen pasar. 

Baca selengkapnya artikel kami 5 Kawasan Elit di Jakarta, Paling Cocok untuk Investasi!

2. Reputasi Developer

Developer dengan rekam jejak yang baik cenderung lebih dipercaya oleh pasar. Riwayat penyelesaian proyek yang tepat waktu dan kualitas pembangunan yang konsisten dapat meningkatkan kepercayaan calon pembeli maupun penyewa. Bahkan ketika unit dijual kembali di pasar sekunder, reputasi developer sering kali tetap menjadi salah satu pertimbangan utama. 

Selain itu, developer yang memiliki pengalaman mengelola proyek premium umumnya juga lebih memperhatikan kualitas fasilitas, layanan pengelolaan gedung, hingga pemeliharaan kawasan setelah proyek selesai. Faktor-faktor ini berperan penting dalam menjaga daya tarik properti sekaligus membantu mempertahankan nilainya dalam jangka panjang.

3. Kualitas Bangunan

Kualitas konstruksi dan material bangunan akan memengaruhi biaya perawatan dalam jangka panjang. Properti yang dibangun dengan standar yang baik umumnya membutuhkan biaya perbaikan yang lebih rendah, sehingga dapat membantu menjaga keuntungan investasi sekaligus mempertahankan daya tarik properti ketika ingin dijual kembali.

Tidak hanya itu, kualitas bangunan juga berpengaruh terhadap kenyamanan penghuni. Tata ruang yang dirancang dengan baik, sistem utilitas yang andal, serta penggunaan material berkualitas akan meningkatkan kepuasan penyewa sehingga mereka cenderung bertahan lebih lama. Kondisi ini dapat membantu menjaga tingkat okupansi sekaligus mengurangi risiko unit kosong. 

Baca juga artikel lainnya 5 Ciri Apartemen Mewah Jakarta yang Sering Terlewat

4. Potensi Pendapatan Sewa

Ketika mencari properti investasi, jangan berfokus pada harga sewanya saja. Perhatikan juga seberapa besar peluang properti di kawasan tertentu dapat terus menghasilkan pendapatan dari biaya sewa. Kawasan dengan tingkat hunian yang stabil umumnya menawarkan potensi arus kas yang lebih konsisten dibanding kawasan yang harga sewanya tinggi tetapi permintaannya rendah.

Selain melihat kondisi saat ini, penting juga mempertimbangkan prospek kawasan dalam beberapa tahun ke depan. Kehadiran pusat bisnis baru, pembangunan infrastruktur, maupun meningkatnya jumlah ekspatriat dan profesional di suatu area dapat menjadi indikator bahwa permintaan sewa berpotensi terus bertumbuh sehingga investasi Anda memiliki peluang memberikan imbal hasil yang lebih stabil.

5. Dana Pengelolaan

Dana pengelolaan juga menjadi salah satu faktor penting yang wajib dipertimbangkan sebelum investasi properti. Hal ini berpengaruh langsung terhadap keuntungan bersih Anda. Dua properti dengan harga sewa yang sama belum tentu menghasilkan keuntungan yang sama apabila biaya pengelolaannya berbeda. Oleh karena itu, pastikan seluruh biaya operasional sudah diperhitungkan sebelum mengambil keputusan investasi. 

Selain biaya pengelolaan rutin, Anda juga perlu memahami komponen biaya lain seperti sinking fund, biaya perawatan fasilitas bersama, hingga biaya renovasi apabila diperlukan. Dengan menghitung seluruh pengeluaran sejak awal, Anda dapat memperkirakan potensi keuntungan investasi secara lebih realistis dan menghindari biaya tak terduga di kemudian hari.

Seluruh faktor tersebut saling berkaitan dan menjadi dasar penting dalam menilai potensi sebuah properti sebagai instrumen investasi. Dengan mempertimbangkan seluruh aspek tersebut secara menyeluruh, Anda dapat mengambil keputusan investasi yang lebih tepat dan berorientasi pada keuntungan jangka panjang. 

Risiko Investasi Properti yang Sering Tidak Disadari Investor Pemula

Properti memang menawarkan potensi keuntungan dari capital appreciation dan rental yield, tetapi aset properti juga memiliki sejumlah risiko yang perlu dipahami sejak awal. Berikut beberapa risiko yang perlu Anda pertimbangkan saat sebelum melakukan pembelian properti:

  • Risiko Likuiditas 

Aset properti membutuhkan waktu lebih lama untuk dijual dibandingkan instrumen seperti saham atau reksa dana. Jika membutuhkan dana dalam waktu singkat, Anda mungkin perlu menurunkan harga jual agar properti lebih cepat terjual. 

  • Risiko Oversupply di Kawasan Tertentu

Ketika terlalu banyak proyek baru dibangun di satu kawasan, persaingan antarproperti akan meningkat sehingga dapat menekan harga jual maupun harga pasar sewa. Data Colliers menunjukkan sekitar 70% pasokan apartemen baru di Jakarta pada periode 2026–2027 diperkirakan terkonsentrasi di Jakarta Selatan, sehingga investor perlu lebih selektif dalam memilih lokasi. 

  • Risiko Biaya Pengelolaan dan Pajak yang Naik Bertahap

Biaya ini biasanya mengikuti inflasi operasional gedung setiap tahun, sehingga proyeksi keuntungan yang dihitung di tahun pertama pembelian bisa mengecil signifikan jika kenaikan ini tidak diperhitungkan sejak awal.

Eluna Kota Kasablanka, Investasi Properti yang Aman Bagi Pemula  Cocok Untuk Jangka Panjang

Berinvestasi di bidang properti seperti apartemen mewah di kawasan strategis Jakarta menjadi salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan. Selain memiliki potensi capital appreciation, segmen ini juga didukung oleh permintaan sewa yang relatif stabil, terutama dari kalangan ekspatriat dan profesional senior yang membutuhkan hunian dekat kawasan bisnis.

Salah satu contohnya adalah Eluna yaitu tower terbaru di Casa Grande Residence, yang berlokasi di kawasan Kota Kasablanka, Jakarta Selatan. Eluna Kota Kasablanka merupakan salah satu apartemen superblok di Jakarta Selatan. Tower Eluna menawarkan kemudahan akses ke perkantoran, pusat perbelanjaan, serta berbagai fasilitas gaya hidup dalam satu area. Lokasinya juga hanya sekitar 5–10 menit dari kawasan bisnis Sudirman, Kuningan, dan Rasuna Said, serta didukung akses menuju Tol JORR, Tol Dalam Kota, LRT, MRT, dan Stasiun Tebet. Hal ini yang membuat Tower Eluna cocok sebagai properti untuk disewakan kepada orang yang membutuhkan kepraktisan untuk kehidupan sehari-hari di Jakarta.

Dari sisi investasi, Eluna juga memenuhi beberapa faktor penting yang telah dibahas sebelumnya. Tower ini dikembangkan oleh Pakuwon Group, developer dengan rekam jejak yang kuat melalui berbagai proyek premium seperti Kota Kasablanka, Tunjungan Plaza, dan Pakuwon Mall. Didukung lokasi strategis, kawasan yang terintegrasi, serta reputasi developer yang telah teruji, Eluna menjadi salah satu opsi investasi properti yang aman bagi pemula dan patut dipertimbangkan bagi investor yang mengutamakan potensi nilai jangka panjang.

Baca juga artikel lainnya 10 Apartemen Mewah di Jakarta, Pilihan Favorit Eksekutif & HNW

Temukan Apartemen yang Sesuai dengan Strategi Investasi Anda 

Setiap investor memiliki tujuan, profil risiko, dan strategi yang berbeda. Karena itu, memilih properti yang tepat tidak cukup hanya melihat harga atau lokasi, tetapi juga perlu mempertimbangkan potensi pertumbuhan nilai, permintaan pasar, hingga kualitas pengembang.

Apabila Anda sedang mempertimbangkan investasi apartemen mewah di Jakarta, pelajari lebih lanjut mengenai Eluna Kota Kasablanka sebagai salah satu pilihan hunian premium di lokasi strategis. Tim Jakarta Realtor merupakan agen properti terpercaya di Jakarta dan siap membantu Anda melalui konsultasi yang objektif. Kami memberikan pendampingan menyeluruh agar Anda dapat menemukan properti yang paling sesuai dengan kebutuhan investasi maupun gaya hidup Anda. Konsultasikan kebutuhan investasi Anda sekarang bersama Jakarta Realtor!

Referensi

Colliers.Colliers Quarterly Property Market Report Q4 2025 Jakarta Apartment

Bank Indonesia. Survei Harga Properti Residensial Triwulan I 2026: Harga Properti Residensial Tumbuh Terbatas

  • Change Currency

  • Change Measurement

  • Advanced Search

  • Our Listings

Bandingkan Daftar